Pages

Selasa, 11 Januari 2011

AKU RINDU PADAMU IBU

di sore itu..
sebuah nama yg tertinggal dalam hati seorang perempuan
hanya satu kata
namun itu yg membuatnya bertahan menjalani hidup
membuatnya semangat melalui smua hal yg menghantam jalan hidupnya
di sore itu..
satu baris kalimat terdengar lembut d telinga seorang perempuan
barisan kata-kata yg membutnya meneteskan air mata
di sore itu..
sebuah raga memeluk hangat dan erat seorang perempuan
raga yang tak penah bisa jauh darinya
raga yang setiap saat
menemaninya
menyayanginya
mencintainya dengan tulus
di sore itu…
mata tajam seorang perempuan menyaksiakan sebuah raga yang terus menjauh darinya
suatu hal yang menyadarkan dirinya
bahwa hidup tak slalu manis
ada saat-saat yang tak pernah bisa dibayangkan harus terjadi tiba-tiba
Satu kalimat yang terangkai dari mulut perempuan itu…”aku sayang padamu ibu…”

UNTUK IBU

Kudengar seribu suara tetapi tiada satupun yg pasti
kulihat seribu bentuk tetapi takda satupun yg nyata
di mataku hanya wajah mu .IBU diam dan lesu
seperti membawa pergi sejalur panjang kepayahan
kita bersama redah dan harungi…..
dihatiku seguris luka yg dalam,ia berjuta luka
sekalipon tak berdenyut lagi nadi,.
IBU….aku pasti kau juga merasai.
di hati mu amat dalam saat ini…

KERINDUAN YANG TERPENDAM

tahun berganti tahun
bulan berganti bulan
hari berganti hari
diriku disini merindukanmu
di setiap hari2ku kau selalu ada
tapi mengapa kau tak pernah hadir untukku
apakah kau tak tau betapa ku merindukan kasih sayangmu yang selama ini telah menjauh
jangan kau biarkan rindu ini terpendam untuk selamanya
karena ku tak sanggup menahan ini semua
kasih hadirlah dirimu disetiap waktuku
janganlah kau pergi dari hidupku
karena kusangat merindukan kasih sayangmu
hanya dirimulah harapan hidupku
kasih dengarlah jeritan hatiku yang kian lama semakin merindukanmu
I MISS YOU DARLING

 

 

Rabu, 03 November 2010

MASIH LAGI IBU

Pada kala aku mengenang ibu
masih terasa eratnya pelukanmu
panas air mata membasahi pipi
tempatmu masih terpahat di hati
pasir berpindah pantai masih di situ
waktu berubah kasihku masih padamu.
Kesudahan hidup kematian yang pasti
pemergian yang kutangisi hingga kini
kasih sayangmu menggegar jiwa
ada tugas belum selesai
ada hajat belum tertunai
ada budi belum dibalas
bagai hutang yang belum dilunasi
terlalu banyak yang kuterima
terlalu sedikit yang sempat kuberi
kesalku kemewahan ini tak dapat dibagi.
Nostalgia bersamamu kubiarkan segar
suka duka ingin kulalui bersama
kau cemas membalut lukaku di lutut
terseliuh kaki kau yang mengurut
rajukku sekejap pandai kaumemujuk
kasihmu menemaniku pada saatku dicabar
memilih antara antah dan beras
antara berlian dan kaca
zamrud mutiara di telapak tangan
masih ibu permata hatiku.

DOA

Ya Allah..
Engkaulah penguasa alam semesta
Engkaulah pemilik segala-galanya
Engkau Dzat yang Maha Berkehendak atas segala kejadian
Jadikan semua kejadian
menambah semakin yakinnya kami kepada-Mu
Wahai Dzat yang Maha Melihat
Sesungguhnya Engkau Maha Melihat segala-galanya
yang nampak atau pun yang tidak nampak
Tiada kesanggupan bagi kami untuk sembunyi dari-Mu
Wahai Dzat yang Maha Mendengar
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui yang kami perlukan,
lebih tahu daripada kami sendiri
Tiada keraguan sama sekali
bahwa sikap-Mu senantiasa sempurna dan bijaksana
Ya Allah…
Takdirkanlah sebaik-baik takdir bagi kami
dan berikan kesanggupan kepada kami
untuk memahami setiap keputusan-Mu
Amin

GURU

Dalam temaram sinar lampu minyak
Dari kesabaranmu  aku mengenal alif
meski terbata-bata harus kulafazhkan
Dari kebersahajaanmu aku mengenal alif
sebagai langkah awal perjalanan
Dari kebeningan jiwamu aku mengenal alif
untuk bekal belajar memaknai kehidupan
Guru…
Alifmu kini telah mengantarku untuk mengenal
Sang Maha Guru

SAHABAT LAMA

Kuingat saat kau menangis karna diriku,
Kuingat saat kau tertawa karna diriku,
saat ku tatap diriku di kaca aku tak pernah berfikir
bahwa kau yang akan hancurkan semua persahabatan,
aku tak pernah berfikir bahwa kau yang sakiti hatiku,
tapi aku percaya sahabat
kalau kau sahabat ku.
aku telah pelajari sifatmu, mengerti dirimu,
dan percaya akan kehadiran sahabat.
kau hapus aku dengan mudah,
kau hianati ku dengan mudah,
tapi untuk melupakanmu aku butuh waktu 1000 tahun.
aku merasa diriku telah menyakitimu dan merasa tak pantas untuk mu,
tapi ternyata aku salah menebaknya,
maaf kan aku sahabat.apa kau masih pantas ku panggil sahabat?
selamat tinggal sahabat lama.